Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2017

Lagu koes plus

*Ternyata lagu ini bukan buat pacar*

Sayang nya lagu ini nggak di tegaskan dr awal arti n maksud pengarang...

https://youtu.be/2lSWOJ1c9Xo

_Merinding........_  Setelah  mendengarkan penjelasan Yok Koeswoyo di pengajian Kyai Kanjeng Cak Nun di Tuban, Saya baru tahu bahwa lagu Koes Plus yang berjudul :  (Diulang ulang sbg pengingat)

*_"Andaikan Kau Datang Kembali"_*

ternyata bukanlah lagu cengeng percintaan, melainkan lagu hikmah penuh makna.

_Subhanallah_, sekarang kalau mendengar lagu ini, airmata sulit dibendung.  

Perhatikan lirik lagu berikut dan tafsir hikmah yang disampaikan oleh Yok Kuswoyo

*"ANDAIKAN KAU DATANG KEMBALI..."*

*Terlalu indah dilupakan*
*Terlalu sedih dikenangkan*
*setelah Aku jauh berjalan*
*dan Kau kutinggalkan* *(1)
*1 = DUNIA

*Betapa hatiku bersedih*
*Mengenang kasih dan sayang-MU* *(2)
*2 = Allah SWT

*Setulus pesan-MU* * (3) *kepadaKu*
*Engkau kan menunggu* *(4)
*3 =  Al Qur'an dan al Hadits
*4 = Di Padang Mahsyar ๐Ÿ˜ณ๐Ÿ˜ฐ

*Andaikan Kau* *(5) *datang kembali*
*Jawaban apa yang kan kuberi* *(6)
 *5 = dihidupkan di dalam kubur
 *6 = Saat di tanya tentang amal ibadah Kita,

*Adakah cara yang Kau temui*
*Untuk kita kembali lagi* *(7)
 *7= Semua sudah terlambat. Tidak ada jalan lagi untuk mengulang kehidupan di dunia.

So Sahabatku,
๐ŸŽฌJangan sampai ada penyesalan.

๐ŸŽฌMumpung masih ada kemampuan dan kesempatan,

๐ŸŽฌBerbuat baiklah senantiasa. Perbanyak amal ibadah dan dirikan shalat berjamaah,   singkirkan segala perbedaan.

๐ŸŽฌdan masjid / mushollah makmurkanlah.

๐ŸŽฌKepada orangtua, Guru berbaktilah.

 ๐ŸŽฌdan kepada fakir miskin; anak yatim bantu dan muliakanlah

*Bersinarlah bulan Purnama*
*Seindah serta tulus cinta-NYA*

*Bersinarlah terus sampai nanti* *(8)
 *8 = ISTIQAMAH-lah terus di jalanNya sampai waktu yang ditentukan tiba....      

Aamiin YRA

*Lagu ini... "ku akhiri"*

Silakan kalau mau share semoga jadi ladang pahala buat kita.
_Aamiin Allahumma Aamiin YRA_

Sharing dari teman untuk teman.
Semoga bermanfaat.
Wassalam......

Jumat, 09 September 2016

๐ŸŒท๐ŸŒท ๐Ÿƒ๐Ÿƒ *ROTI KEHIDUPAN*๐Ÿƒ๐Ÿƒ

 1) *Hidup itu seperti roti.*
๐Ÿž๐Ÿž๐Ÿž๐Ÿž๐Ÿž
Berawal dari bagian-bagian kecil yang menyatu dengan baik. Tepung, gula, mentega, telur, ragi, dll.

2) *Walaupun diaduk, diputar, diremas, dibanting...* Semua itu tak merusaknya, bahkan membuatnya makin menyatu, lembut dan kalis.
⌛⌛⌛⌛⌛

3) Hanya *setelah bersatu dgn baik*, adonan tadi bisa berkembang. Andai tepung terlalu sombong tak mau bersama ragi, ia tentu tetap jadi tepung.
๐Ÿ‘Š๐Ÿ‘Š๐Ÿ‘Š๐Ÿ‘Š๐Ÿ‘Š๐Ÿ‘Š

4) *Individu yg mau bersatu* dlm sebuah tim akan berkembang bersama timnya. Yg individualiatis, akan tetap seperti ia bermula, bukan siapa-siapa.
๐Ÿ‘ญ๐Ÿ‘ญ๐Ÿ‘ญ๐Ÿ‘ญ๐Ÿ‘ญ๐Ÿ‘ญ

5) *Stlh mengembang*, adonan dipotong, dicabik, digiling. Tapi justru proses inilah yg mbentuk individu roti jadi long john, kadet ato lainnya.
๐Ÿช๐Ÿช๐Ÿช๐Ÿช๐Ÿช๐Ÿช

6) *Ujian tak berhenti* sampai di situ, roti pun selanjutnya digoreng atau dipanggang. Ditempa dengan panas malah membuatnya makin berkembang.
๐Ÿ•๐Ÿ•๐Ÿ•๐Ÿ•๐Ÿ•๐Ÿ•

7) *Hanya mereka yg selamat dari ujian* bantingan, pemotongan dan tempaan panas yg layak dihias dgn topping yg menawan. Yg lain, dibuang.
๐Ÿฉ๐Ÿฉ๐Ÿฉ๐Ÿฉ๐Ÿฉ๐Ÿฉ๐Ÿฉ๐Ÿฉ

8) *Ada adonan* yg tak menyatu dgn baik, gagal berkembang. Ada yg dipotong terlalu besar, tdk matang. Ada juga yg gosong dlm panggangan.
๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”๐Ÿ”

9) *Seperti itulah hidup.* Ada yg gagal di tahap awal, msh bisa mengulang prosesnya. Tapi yg gagal di ujian akhir, gosong di panggangan, dibuang.
❎❎❎❎❎❎❎❎

10) *Hanya yg sdh lewati ujian akhir terberat* dlm panggangan yg dihias dgn cantik & dihargai dgn nilai yg berkali-kali lipat dari nilai bahannya.
๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿฐ๐Ÿฐ

11) *Jadi kalau merasa sdg diputar2, dipukuli bertubi2, dibanting.* Bersabarlah, itu tandanya sdg diproses menjadi lbh lembut sprti adonan roti
๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ๐Ÿฎ

12) *Kalau merasa didiamkan, dikucilkan,* bahkan seperti ditutup dgn kain basah yg pengap. Itu tandanya sdg dlm proses berkembang, seperti roti.
๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

13) *Kalau merasa dipotong, dicabik, digilas*... Itu tandanya sedang dibentuk menjadi individu yg unik. Seperti roti yg beraneka macam bentuk.
๐Ÿ•๐ŸŒญ๐Ÿฉ๐Ÿช๐Ÿž๐Ÿ”๐Ÿฐ

14) Klo merasa *"panas"*... Bersabarlah, krn setelah itu akan lbh berkembang lagi & dihiasi dgn topping yg cantik.
Nilaimu akan lbh tinggi lagi.๐ŸŽ‚๐ŸŽ‚๐ŸŽ‚

15) Oke, itulah tadi *"sarapan roti... Selamat menikmati....

๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ

Silakan dibagi kalau terasa enak.. ๐Ÿ™๐Ÿ˜Š
Salam penuh kekeluargaan, I.LOVE YOU FULL...

Salam karakter positif๔‚œŠ๐Ÿป๔‚œŠ๐Ÿป๔‚œŠ๐Ÿป๔‚œŠ๐Ÿป

Jumat, 06 Mei 2016

KISAH SUAMI ISTERI DI USIA SENJA



Disebuah rumah sederhana yang asri, tinggal sepasang suami istri yang sudah memasuki usia senja.
Pasangan ini dikaruniai dua orang anak yang telah dewasa dan memiliki kehidupan sendiri yang mapan.

๐Ÿ’ขSang suami merupakan seorang pensiunan sedangkan istrinya seorang ibu rumah tangga.
Suami istri ini lebih memilih untuk tetap tinggal dirumah, mereka menolak ketika putra-putri mereka menawarkan untuk ikut pindah bersama mereka.

๐Ÿ’ขJadilah mereka, sepasang suami istri yang hampir renta itu menghabiskan waktu mereka yang tersisa dirumah yang telah menjadi saksi berjuta peristiwa dalam keluarga itu.

๐Ÿ’ขSuatu senja ba’da Isya disebuah masjid tak jauh dari rumah mereka, sang istri tidak menemukan sandal yang dikenakannya ke masjid tadi.
Saat sibuk mencari, suaminya datang menghampiri seraya bertanya mesra : “Kenapa Bu?”
Istrinya menoleh sambil menjawab “Sandal Ibu tidak ketemu Pak”.
“Ya sudah pakai ini saja” kata suaminya sambil menyodorkan sandal yang dipakainya.
Walau agak ragu sang istri tetap memakai sandal itu dengan berat hati.

๐Ÿ’ขMenuruti perkataan suaminya adalah kebiasaannya.
Jarang sekali ia membantah apa yang dikatakan oleh sang suami.
Mengerti kegundahan istrinya, sang suami mengeratkan genggaman pada tangan istrinya.

๐Ÿ’ข“Bagaimanapun usahaku untuk ber terima kasih pada kaki istriku yang telah menopang hidupku selama puluhan tahun itu, takkan pernah setimpal terhadap apa yang telah dilakukannya".

๐Ÿ’ขKaki yang selalu berlari kecil membukakan pintu untuk-ku saat aku pulang kerja, 

๐Ÿ’ขKaki yang telah mengantar anak-anak-ku ke sekolah tanpa kenal lelah, serta kaki yang menyusuri berbagai tempat mencari berbagai kebutuhanku dan anak-anakku”.

๐Ÿ’ขSang istri memandang suaminya sambil tersenyum dengan tulus dan merekapun mengarahkan langkah menuju rumah tempat bahagia bersama….

๐Ÿ’ขKarena usia yang telah lanjut dan penyakit diabetes yang dideritanya, sang istri mulai mangalami gangguan penglihatan.
Saat ia kesulitan merapikan kukunya, sang suami dengan lembut mengambil gunting kuku dari tangan istrinya.
Jari-jari yang mulai keriput itu dalam genggamannya mulai dirapikan dan setelah selesai sang suami mencium jari-jari itu dengan lembut dan bergumam :
“Terima kasih ya Bu ”.
“Tidak, Ibu yang seharusnya berterima kasih sama Bapak, telah membantu memotong kuku Ibu” tukas sang istri tersipu malu.

๐Ÿ’ข“Terimakasih untuk semua pekerjaan luar biasa yang belum tentu sanggup aku lakukan.
Aku takjub betapa luar biasanya Ibu. Aku tahu semua takkan terbalas sampai kapanpun” kata suaminya tulus.

๐Ÿ’ขDua titik bening menggantung disudut mata sang istri ......
“Bapak kok bicara begitu?
Ibu senang atas semuanya Pak, apa yang telah kita lalui bersama adalah sesuatu yang luar biasa.
Ibu selalu bersyukur atas semua yang dilimpahkan pada keluarga kita, baik ataupun buruk.
Semuanya dapat kita hadapi bersama.”

๐Ÿ’ขHari Jum’at yang cerah setelah beberapa hari hujan.
Siang itu sang suami bersiap hendak menunaikan ibadah Shalat Jum’at, Setelah berpamitan pada sang istri, ia menoleh sekali lagi pada sang istri menatap tepat pada matanya sebelum akhirnya melangkah pergi.
Tak ada tanda yang tak biasa di mata dan perasaan sang istri hingga saat beberapa orang mengetuk pintu membawa kabar yang tak pernah diduganya.

Ternyata siang itu sang suami tercinta telah menyelesaikan perjalanannya di dunia.
Ia telah pulang menghadap Sang Penciptanya ketika sedang menjalankan ibadah Shalat Jum’at, tepatnya saat duduk membaca Tasyahud Akhir.

Masih dalam posisi duduk sempurna dengan telunjuk kearah Kiblat, ia menghadap Yang Maha Kuasa.
"Innaa Lillaahi Wainnaa ilaihi Rooji'uun"

๐Ÿ’ข“Subhanallah.... sungguh akhir perjalanan hidup yang indah” demikian gumam para jama’ah setelah menyadari ternyata dia telah tiada di akhir shalat Jum'at....

Sang istri terbayang tatapan terakhir suaminya saat mau berangkat ke masjid.
Terselip tanya dalam hatinya, mungkinkah itu sebagai tanda perpisahan pengganti ucapan "Selamat Tinggal"....
Ataukah suaminya khawatir meninggalkannya sendiri didunia ini. Ada gundah menggelayut dihati sang istri, Walau masih ada anak-anak yang akan mengurusnya,

๐Ÿ’ขTapi kehilangan suami yang telah didampinginya selama puluhan tahun cukup membuatnya terguncang. Namun ia tidak mengurangi sedikitpun keikhlasan dihatinya yang bisa menghambat perjalanan sang suami menghadap Sang Khalik.

Dalam do’a dia selalu memohon kekuatan agar dapat bertahan dan juga memohon agar suaminya ditempatkan pada tempat yang layak.

๐Ÿ’ขTak lama setelah kepergian suaminya, sang istri bermimpi bertemu dengan suaminya.
Dengan wajah yang cerah sang suami menghampiri istrinya dan menyisir rambut sang istri dengan lembut.
“Apa yang Bapak lakukan?’ tanya istrinya senang bercampur bingung.
“Ibu harus kelihatan cantik, kita akan melakukan perjalanan panjang.
» Bapak tidak bisa tanpa Ibu, bahkan setelah kehidupan didunia ini berakhir sekalipun.
» Bapak selalu butuh Ibu.
» Saat disuruh memilih pendamping Bapak bingung, kemudian bilang pendampingnya tertinggal, Bapakpun mohon izin untuk menjemput Ibu.”

๐Ÿ’ขIstrinya menangis sebelum akhirnya berkata :
“Ibu ikhlas Bapak pergi, tapi Ibu juga tidak bisa bohong kalau Ibu takut sekali tinggal sendirian....
Kalau ada kesempatan mendampingi Bapak sekali lagi dan untuk selamanya tentu saja tidak akan Ibu sia-siakan."
Sang istri mengakhiri tangisannya dan menggantinya dengan senyuman.

๐Ÿ’Senyuman indah dalam tidur panjang selamanya….
 ู‡ُู†َّ ู„ِุจَุงุณٌ ู„َّูƒُู…ْ ูˆَุฃَู†ุชُู…ْ ู„ِุจَุงุณٌ ู„َّู‡ُู†َّ
 "Istri mu itu adalah 'Bajumu' dan Suami itu adalah 'Bajumu' pula"
QS Al-Baqarah : 187
Semoga bisa mempererat cinta kasih yg sejati..krn allah.. ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

SLUKU-SLUKU BATHOK



๐ŸŽต๐ŸŽผ๐ŸŽบ๐ŸŽธ"Sluku-sluku bathok,
Bathokรฉ รฉla-รฉlo
Si Rama menyang Solo,
Olรฉh-olรฉhรฉ payung mutho.
Mak jenthit lolo lo bah,
Yรฉn mati ora obah
Yรฉn obah medรฉni bocah,
Yen urip golรฉko dhuwit..."๐Ÿ™๐ŸŽต๐ŸŽธ๐ŸŽบ๐ŸŽผ

๐ŸŒนSluku-sluku bathok:
(hidup tidak boleh dihabiskan hanya untuk bekerja. Waktunya istirahat ya istirahat, untuk menjaga jiwa dan raga agar selalu dalam kondisi seimbang. Bathok atau kepala kita perlu beristirahat untuk memaksimalkan kemampuannya) .
๐ŸŒทBathokรฉ รฉla รฉlo  :
Dengan cara berzikir (รฉla-รฉlo = Laa Ilaaha Ilallah), mengingat Allah akan mengendurkan syaraf neuron di otak. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tentram.

๐ŸŒทSi Rama menyang Solo:
Siram (mandilah, bersuci)
menyang (menuju) Solo (Solat).
Lalu bersuci dan dirikanlah salat.

๐ŸŒนOlรฉh-olรฉhรฉ payung mutho:
Maka kita akan mendapatkan perlindungan (payung) dari Allah, Tuhan kita.

๐ŸŒทMak jenthit lolo lo bah:
Kematian itu datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu. Tak bisa dimajukan atau dimundurkan walau sesaat.

๐ŸŒนWong mati ora obah:
Saat kematian datang, semua sudah terlambat. Kesempatan beramal hilang.

๐ŸŒทYen obah medรฉni bocah:
Banyak yg ingin minta dihidupkan, tapi Allah tidak mengizinkan. Jika mayat hidup lagi maka bentuknya menakutkan dan mudharatnya akan lebih besar.

๐ŸŒนYรฉn urip golรฉko dhuwit: Kesempatan  terbaik untuk beramal adalah saat ini.
 Saat masih hidup.
๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

#copas dari group WA